Malam selalu menjadi saksi
Tentang apa yang selalu aku doakan dalam diam
Hening malam
Desahan angin
Terbang melayang dalam sanubari
Ujung daun menjilat-jilat seperti ingin menggapai bulan
Dingin mencucuk kulit di bangku kayu terduduk menerawang langit
Hanya kepul harum kopi dan setangkup roti yang menemani
Malam ini malam yang pilu
Hanya gemuruh pohon yang sesekali mengingatkan akan masa lalu
Laramu masih terikat dalam liang kalbu yang tumbuh subur
Kedatanganmu menghancurkan jiwa penuh kebosanan
Tapi malam tak pernah sejahat itu
Carilah kemanapun, tapi tak akan kau temukan yang mampu menerjemahkan sunyimu setabah aku
Lelahku mulai terasa
Ketika yang ku tunggu tak kunjung menyapa
Dan pagi selalu berhasil merayuku untuk menikmati hal serupa
Malam selalu memberikan cerita-cerita barunya sebagai lullabyku
Malam berkabutkan sunyi
Menerpa suara nafas
Menjalin kasih dengan harapan dan doa untuk esok hari
Cinta kita adalah langit malam yang senantiasa memberikan terang
Begitulah selalu kunikmati malam