Selasa, 10 Februari 2015

Detik

Saat kita bersitatap
Ada detik yang melambat dan detak yang memburu cepat
Hingga akhirnya muncul harap, meminta tempat
Aku sesak, Sayang!
Detikku selalu kau rampas tanpa permisi
Mengaduk-aduk isi hati
Diam-diam
Aku bersembunyi di balik jarum jam
Berusaha mengatur detik pun detak saat kau di hadapku
Bilamana detik hanya berujung pada titik
Maka waktu boleh berhenti pada satu
Atau dua, juga tiga. Sekenanya!
Detik-detik ini seperti mencekik
Tatkala rasa yang semakin terusik
Dikala jiwa yang tak lagi tertarik
Jangan kau menghitung detik yang tersisa kala nafas masih mampu melalui ribuan detik yang tak terhingga
Detik denganmu tak dapat dimengerti
Tak dapat dipungkiri
Kita berlari dan lupa diri
Sampai detik kesekian kali
Hingga detik tak lagi terasa ketika saling memandang berpagut bibir
Apa ini yang dibilang candu
Ketika tiap detik dalam detakku hanya melintas satu potret itu, Kamu!

1 komentar:

  1. Bosan tidak tahu mau mengerjakan apa pada saat santai, ayo segera uji keberuntungan kalian
    hanya di D*EW*A*P*K / pin bb D87604A1
    dengan hanya minimal deposit 10.000 kalian bisa memenangkan uang jutaan rupiah
    dapatkan juga bonus rollingan 0.3% dan refferal 10% :)

    BalasHapus